Tampilkan postingan dengan label PTN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PTN. Tampilkan semua postingan

Rabu, 19 Juni 2013

Siswa Madrasah Diminta Tetap Semangat Daftar UGM

SLI,YOGYAKARTA -- Siswa Madrasah Aliyah diminta untuk tetap optimistis mengikuti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Kepala Sekolah MAN 1 Yogyakarta, Imam Suja'i, mengatakan pihaknya tetap menyemangati anak didiknya untuk tetap mendaftar ke Universitas Gajah Mada (UGM).

"Kami tetap menyemangati anak-anak untuk mendaftar SBMPTN meskipun tahun ini tidak ada siswa madrasah yang lolos masuk UGM," katanya kepada Republika, Rabu (19/6).

Dari 223 siswa MAN 1 Yogyakarta yang lolos dalam Ujian Nasional, sekitar 100 siswa mendaftar UGM. Namun, tahun ini tidak ada satu pun siswa MA yang diterima di UGM.

"Tahun kemarin ada 48 siswa MAN 1 yang diterima," tambahnya. Sementara itu, tahun ini hanya terdapat lima siswa MAN 1 yang diterima di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dan 48 siswa diterima di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta.

sumber: republika

586 Peserta SBMPTN Tak Ikut Tes di Purwokerto, Seorang Pingsan

SLI,PURWOKERTO -- Peserta SBMPTN di Panlok 41 Purwokerto yang tidak ikut ujian di hari pertama, mencapai 586 orang. Meski dalam pelaksanaan ujian hari kedua mereka hadir, mereka akan sulit diterima sebagai calon mahasiswa PTN.

''Karena tidak ikut ujian di hari pertama, mereka tentu akan sangat sulit diterima,'' jelas Humas Panlok 41 Purwokerto yang juga Humas Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Rabu (19/6).

Dari 586 pendaftar SBMPTN yang tidak hadir tersebut, sebanyak 236 orang adalah calon mahasiswa yang mendaftar untuk program studi saintek, 252 orang yang mendaftar program studi soshum dan 98 orang yang mendaftar untuk program studi camapuran.

Dengan demikian, bila dibanding jumlah pendaftar yang melaksanakan ujian di Panlok 41, maka jumlah pendaftar SBMPTN yang tidak hadir ini mencapai 5,5 persen. Berdasarkan data yang ada di Panlok 41, jumlah pendaftar SBMPTN yang seharusnya mengikuti ujian di Purwokerto tercatat ada 10.654 orang.

Endang menyebutkan, meski tidak ikut ujian hari pertama, sebenarnya mereka bisa saja mengikuti ujian di hari kedua. ''Namun soal kelulusan mereka, sepertinya akan sulit. Soalnya hasil ujian hari pertama, juga akan sangat menuntukan tingkat kelulusan mereka,'' jelasnya.

Dia menyebutkan, sejauh ini masih belum tahu penyebab ketidak hadiran hingga sampai sebesar itu. Namun dia memperkirakan, penyebabnya ada bermacam-macam. Kemungkinan ada yang sudah membayar biaya pendaftaran di bank namun tidak melakukan pendaftaran secara online, bisa juga karena lupa tidak memprint-out kartu pendaftaran hasil pendaftaran ulang, atau mungkin juga karena melakukan penggantian progra studi pilihan.

Sementara mengenai pelaksnaan ujian di hari kedua, Endang menyebutkan, ada seorang peserta ujian SBMPTN bernama Maetik Setia Mawarti yang sempat jatuh pingsan. Dia merupakan calon mahasiswa yang mendaftar progra studi Soshum.

''Namun pingsannya hanya beberapa saat. Setelah diobati petugas medis yang kita siapkan, yang bersangkutan tetap bisa mengikuti ujian,'' jelasnya.

Selain itu diketahui, yang bersangkutan jatuh pingsan kemungkinan karena kelelahan. ''Selain itu, ternyata yang bersangkutan sedang datang bulan. Mungkin karena hal itu, yang bersangkutan menjadi jatuh pingsan,'' jelasnya.

sumber: republika

"Alhamdulillah Pelaksanaan SBMPTN Se-Indonesia Lancar"

JAKARTA - Ujian SBMPTN 2013 yang serentak dilakukan di seluruh wilayah Indonesia hari berjalan dengan lancar. Bahkan pelaksanaan di wilayah Sumatera dan Papuan pun disebut berjalan dengan baik.

"Alhamdulillah laporan dari seluruh Indonesia dari seperti dari Medan, Padang, Lampung sampai Papua, berjalan dengan lancar. Mudah-mudahan sampai hari kedua ujian ini berjalan dengan baik," ujar Ketua Umum Panitia SBMPTN 2013 Prof. Akhmaloka saat konferensi pers ujian SBMPTN 2013 di SMA Labschool, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (18/6/2013).

Lanjutnya, total peserta ujian SBMPTN 2013 seluruh Indonesia yang sekira 590 ribu. Sementara untuk tenaga didik sebagai pengawas dan panitia melibatkannya tidak hanya dosen, mahasiswa, karyawan, tapi guru-guru juga terlibat.

"Semua perguruan tinggi yang terlibat di 62 PTN menjadi lokasi ujian SBMPTN 2013, jumlah pengawas sekira 50-100 tiap panlok per wilayah," pungkas Rektor ITB itu.

sumber: kampus.okezone

Minggu, 16 Juni 2013

Apa itu SNMPTN dan SBMPTN?

Masuk PTN selalu berhubungan SNMPTN. Apa itu SNMPTN ?? SNMPTN adalah Seleksi Nasional Masuk PTN (Perguruan Tinggi Negeri). SNMPTN memiliki 2 jalur, yaitu jalur tulis (SBMPTN) dan jalur mandiri. Berikut ini saya akan berbagi tips sukses SNMPTN agar kita diterima di PTN yang kita inginkan.

1. Jalur undangan

Jalur ini diambil melalui nilai rapot mulai semester 3 sampai 5 dan yang dipakai untuk pertimbangan hanya pelajaran UNAS saja. Anda termasuk orang yang beruntung jika anda dapat ikut SNMPTN undangan (tak sembarang orang bisa ikut hanya yang memiliki nilai memenuhi saja yang bisa mengikuti). Berikut cara sukses SNMPTN undangan :

A. Pilihlah Jurusan yang sesuai dengan kemampuan anda B. Hilangkan rasa gengsi terhadap salah satu universitas maupun jurusan (penyebab kegagalan SNMPTN undangan paling besar prosentasenya) C. Lihat pengalaman alumni sekolah anda, misalnya : jika tahun lalu kakak kelas anda banyak diterima di UI, maka anda bisa memilih UI untuk SNMPTN undangan anda dan sebaliknya jika tidak ada kakak kelas anda yang diterima maka jangan dipilih (beberapa universitas mempertimbangkan suatu sekolah dari banyaknya dan kualitas alumni suatu sma yang ada di universitas tersebut, jika alumni sma tersebut sedikit dan kualitasnya biasa saja maka siswa dari sma tersebut kecil kemungkinannya masuk universitas tersebut) D. Pilih dengan teliti dan sesuai perhitungan (beberapa universitas akan membuang siswa yang memilih univesitasnya di nomor 2 pada SNMPTN undangan karena banyak juga siswa yang memilih universitas tersebut pada pilihan nomor 1) E. Konsultasikan pilihan jurusan anda pada orang tua anda, guru les anda, maupun guru BK anda. F. Banyaklah berdoa, karena yang mengikuti SNMPTN undangan sangat banyak.

2. SBMPTN ( Jalur Tulis)

Jalur ini melalui tes tulis yang diselenggarakan serentak se indonesia yang pesertanya bisa berasal dari peserta yang gagal SNMPTN tulis tahun lalu, peserta yang tak cocok dengan jurusan yang dijalaninya dan juga peserta yang belum puas dengan hasil SNMPTN undangannya. Berikut ini cara sukses SBMPTN :

A. Ikutilah bimbingan belajar yang disediakan oleh pihak swasta (meskipun mahal, cara ini juga sangat ampuh) dan kalaupun anda tidak sanggup, anda bisa membeli buku yang berisi soal-soal SNMPTN tahun lalu maupun prediksinya yang dapat dibeli dengan harga di bawah Rp 100.000,00 B. Hanya pelajari bab pelajaran yang anda bisa (gunakan SKL SNMPTN untuk mempermudah anda mempelajari materi SNMPTN) C. Pilihlah jurusan yang sesuai dengan kemampuan anda D. Jika anda memiliki jurusan yang anda sukai maka taruhlah pada pilihan pertama, dan untuk pilihan kedua hanya untuk pilihan cadangan namun juga harus mendapat prioritas anda E. Gunakan waktu yang sebaik mungkin ketika mengerjakan soal SBMPTN, dan jangan lupa membawa jam tangan agar mudah melihat waktu F. Kerjakan hanya yang anda bisa saja, jika anda soal anda kerjakan 100 % maka 100 % pula anda akan tidak diterima suatu PTN G. Usahakan mengerjakan soal SBMPTN dengan jujur, karena jika anda menyontek maka petugas akan mendiskualifikasi anda H. Banyak-banyaklah berdoa, jangan lupa meminta doa restu orang tua sebelum berangkat tes SBMPTN

Demikian tips sukses SNMPTN jalur undangan maupun jalur mandiri, semoga bermanfaat bagi anda. Dari sebuah blog